Kamis, 11 Desember 2014

android Login Apps


        Login adalah Proses untuk mengakses komputer dengan memasukkan identitas dari account pengguna dan kata sandi guna mendapatkan hak akses menggunakan sumber daya komputer tujuan. untuk melakukan log masuk ke sistem biasanya membutuhkan account pengguna yang digunakan sebagai identitas berupa runtutan karakter yang secara unik merujuk ke pengguna tertentu, dan kata sandi yang merupakan runtutan karakter berupa kunci yang dijaga kerahasiaannya terhadap orang lain.

      Pada kesempatan ini saya akan berbagi sedikit ilmu yang baru saya dapat. kali ini saya akan membuat aplikasi "Login" pada android menggunakan software eclips.

1. seperti biasa kita Buat projek baru "File > New > Android Application Project"
2.  Isi nama project 
3. tunggu hingga layout design muncul
4. lalu drag "username dan password" yang di 'Text Field' dan "Button" yang ada di 'Form Widgets'.
5. Lanjut ke "MainActivity.Java




6. Hasil Setelah Di RUN
  

Jumat, 17 Oktober 2014

Pertemuan 3, "Membuat form Log in ", 12 Oktober 2014




kali ini kita akan membuat form login dengan java di dalam aplikasi android. saya tidak perlu menjelaskan apa itu form login kan pasti anda sudah pada mengenalnya.
Buatlah Sebuah Project Android Baru
Sebelum anda memulai membuat project, apa bila anda baru memulai membuat aplikasi android dan belum menginstal software yang diperlukan harap di instal terlebih dahulu, untuk cara penginstalan software yang di butuhkan baca di google.
Buka eclipse anda buatlah new android aplication project dengan ketentuan berikut :
Project Name           : UIcoding6
Build Target             : Android 2.3
Application name   : login
Package name         : com.isbi.login
Activity                     : login
Min SDK                    : 9

1. login.java
Ubahlah file login.java menjadi seperti ini :

  1. package com.wilis.uicoding6;  
  2.   
  3. import android.app.Activity;  
  4. import android.os.Bundle;  
  5.   
  6. public class uicoding6 extends Activity {  
  7.     /** Called when the activity is first created. */  
  8.     @Override  
  9.     public void onCreate(Bundle savedInstanceState) {  
  10.         super.onCreate(savedInstanceState);  
  11.         setContentView(R.layout.main);  
  12.     }  
  13. }  

2.main.xml (Menggunakan ScrollView)
Ubah file main.xml menjadi seperti ini :
  1. <?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>  
  2. <scrollview   
  3.  xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"      
  4.     android:layout_width="fill_parent"  
  5.     android:layout_height="wrap_content"  
  6.     android:scrollbars="vertical"  
  7.     >  
  8. <linearlayout   
  9.  android:orientation="vertical"  
  10.     android:layout_width="fill_parent"  
  11.     android:layout_height="fill_parent"  
  12.     >  
  13. <textview   
  14.  android:text="Login"   
  15.     android:layout_width="fill_parent"   
  16.     android:layout_height="wrap_content"       
  17.     />  
  18. <textview   
  19.  android:text="User Name :"   
  20.     android:layout_width="fill_parent"   
  21.     android:layout_height="wrap_content"       
  22.     />  
  23. <EditText  
  24.  android:id="@+id/username"  
  25.  android:layout_width="fill_parent"  
  26.  android:layout_height="wrap_content"  
  27.  android:hint="Input Username"  
  28.  />  
  29. <textview   
  30.  android:text="Password"   
  31.     android:layout_width="fill_parent"   
  32.     android:layout_height="wrap_content"       
  33.     />  
  34. <EditText  
  35.  android:id="@+id/password"  
  36.  android:layout_width="fill_parent"  
  37.  android:layout_height="wrap_content"  
  38.  android:inputType="textPassword"  
  39.  />  
  40. <Button  
  41.  android:id="@+id/loginbutton"  
  42.  android:layout_width="wrap_content"  
  43.  android:layout_height="wrap_content"  
  44.  android:text="Login"  
  45.  />  
  46. <textview   
  47.  android:id="@+id/status"   
  48.     android:layout_width="fill_parent"   
  49.     android:layout_height="wrap_content"  
  50.     android:textStyle="normal"  
  51.     android:text="Enter Username and Password"  
  52.     />  
  53.   
  54. </LinearLayout>  
  55. </ScrollView>  

Jika kalian lihat di sana terdapat tiga tipe element user interface yaitu :

<TextView/> : Untuk menampilkan text didalam user interface android
<EditText/>   : Adalah form input text
<Button/>      : Adalah tombol
3. string.xml
Ubah file string.xml menjadi seperti ini :
  1. <?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>  
  2. <resources>  
  3.     <string name="hello">Hello World, uicoding6!</string>  
  4.     <string name="app_name">uicoding6</string>  
  5. </resources>  

jika anda jalankan aplikasi anda maka hasilnya akan seperti gambar dibawah ini

Sabtu, 11 Oktober 2014



   Setiap aplikasi yang jalan pada os android memiliki sebuah siklus hidup. Yah, ibaratnya seperti manusia yang bermula dari dalam kandungan kemudian lahir, tumbuh sampai kemudian mati . Sedangkan aplikasi android mempunyai siklus mulai dari onCreate, kemudian runnning  hingga akhirnya onDestroy. Berikut analogi agar lebih mudah memahami siklus hidup aplikasi android.
   lihat gambar dibawah ini (state- state aplikasi android den metode yang dipanggil),


 setelah aplikasi running perhatikan status yang tampil dilayar melalui pesan toast. Kemudian klik button Back di emulator/hp. Setelah itu launch kembali aplikasi ini melalui emulator (bukan dari eclipse seperti diawal). Setelah aplikasi kembali running normal, sekarang silakan klik button Home dan lihat lagi status yang muncul dalam pesan Toast. Lakukan berulang-ulang secara bergantian sambil melihat tiap status yang muncul. Maka Kamu akan mengerti kapan status-status siklus hidup diatas dieksekusi.

Minggu, 28 September 2014

nstall Android ADT di Windows

     Kali ini, saya akan menjelaskan cara menginstall Android ADT terbaru di Windows. ADT adalah kependekan dari Android Development Kit. Tool ini berisi semua software yang dipakai untuk membuat aplikasi android.untuk menyiapkan software membuat aplikasi android hanya perlu dua langkah utama yaitu install Java Development Kit (JDK) dan ADT Bundle.

Install JDK

JDK adalah platform dasar untuk semua tool berbasis java. Apapun yang anda pelajari, baik belajar J2ME, Pemrograman desktop Java, Pemrograman JSP ataupun pemrograman Android, JDK harus sudah terinstall dulu.
Untuk menginstall JDK silahkan download JDKnya di http://www.oracle.com/technetwork/java/javase/downloads/jdk7-downloads-1880260.html. Pilihlah Sesuai dengan OS Windows anda, jika OS anda 64 bit maka downloadlah Windowsx64, jika 32 bit maka downloadlah yang Windows X86. Selesai download install seperti biasa. Saat tulisan ini dibuat,versi terbarunya adalah JDK v7u45.

Install Android ADT Bundle

Dulu ADT hanyalah tool kecil untuk menghubungkan antara eclipse dan Android SDK, hal ini terasa ribet dan bertele tele, akhirya Google mengeluarkan ADT terbaru yang didalamya berisi Eclipse, Android SDK, Android Platform Tool, Android Platform Terbaru dan Emulator.Catatan penting disini, ADT bundle berukuran sekitar 400MB, jadi pastikan koneksi anda kencang dan stabil.

Install Android ADT Bundle

Dulu ADT hanyalah tool kecil untuk menghubungkan antara eclipse dan Android SDK, hal ini terasa ribet dan bertele tele, akhirya Google mengeluarkan ADT terbaru yang didalamya berisi Eclipse, Android SDK, Android Platform Tool, Android Platform Terbaru dan Emulator.Catatan penting disini, ADT bundle berukuran sekitar 400MB, jadi pastikan koneksi anda kencang dan stabil.

Langkah instalasi

  1. Dowload ADTbundel di http://developer.android.com/sdk/index.html
  2. Extractlah di Drive D:, nanti akan terbentuk folder bernama adt-bundle-windows-x86-yyyymmdd. Saya sarankan renamelah folder tadi menjadi ADT saja.
  3.  Masuk ke folder hasil extract lalu jalankan eclipse.exe.
  4. Instalasi selesai !
Jika anda benar dalam proses instalasinya, maka akan muncul tampilan Eclipse seperti dibawah ini .

Sabtu, 20 September 2014


 
 Mengapa USE CASE MANAJEMEN?

Dengan memberikan pandangan pengguna tentang apa sistem yang harus dilakukan,persyaratan use case. Dengan demikianuse case harus berpartisipasi dalam pengelolaan semua persyaratan sistemKebanyakan proyek perangkat lunak memiliki banyak use caseyang semuanya memilikiprioritas yang berbeda dan dependensi - sama seperti kebutuhan lainnya. Misalnya, use caseyang menggambarkan pengolahan perintah di Web mungkin berasal dari kebutuhan bisnismenghasilkan pendapatan lebih melalui WebDengan membangun ketergantungan nyata antara kasus penggunaan dan kebutuhan bisnisAnda dapat lebih merespon perubahan yang mempengaruhi salah satu dari persyaratan iniDan memprioritaskan pentingnya penerapan use case ini versus lainmembantu Anda tahu di mana untuk memulai.

use case manjemen bersama dengan semua persyaratan lainnya adalah kunci untuk memahamikeadaan proyek Anda dan lebih baik memungkinkan Anda untuk memberikan sistem yang tepat.Nilai penggunaan Terpadu Manajemen Kasus adalah bahwa hal itu mulus terintegrasi use casedengan informasi kebutuhan Anda.


Manfaat USE CASE MANAJEMEN.

Setelah Anda sudah melekat dokumen use caseatau ditugaskan properti persyaratan untuk use case dalam Rational Roseuse case adalah bagian dari kebutuhan Anda diatur dalamRequisiteProDengan demikian Anda dapat menggunakan semua kemampuan RequisitePro Rasionaluntuk mengurutkan kasus penggunaan (berdasarkan prioritasdengan nomor iterasidll), untuk query pada kasus penggunaan tertentu (hanya kasus penggunaan direncanakan untuk iterasi berikutnya), dan bahkan menghasilkan persyaratan metrik.

Menggunakan Atribut MatrixAnda dapat melihat semua atau bagian pilih use case dan atributmasing-masingIni akan membantu Anda mengatur informasi use case menjawab pertanyaan pertamadi awal artikel iniBagaimana Anda mengatur kasus penggunaan AndaAnda dapat menjalankan query untuk menentukan use case yang ditugaskan untuk yang desainerbetapa sulitnya merekauntuk menerapkanatau yang melepaskan mereka harus dilaksanakan (Bisakah Anda memberitahu di mana merilis kasus penggunaan tertentu diimplementasikan?).